Category Archives: Pesawat Tempur

Perbandingan Pesawat Tempur Su-35 Dengan F-22 Raptor

Perbandingan Pesawat Tempur Su-35 Dengan F-22 Raptor – Militer Indonesia tertarik untuk membeli pesawat tempur Su-35 untuk menggantikan F-5 yang tua. Lalu kenapa pilihannya jatuh ke pesawat tempur Su-35?

Pesawat tempur Su-35 diproduksi sejak tahun 2007 lalu, 19 February 2008 merupakan kemunculan perdana pesawat tempur Su-35 yang menarik perhatian dunia. Bahkan dengan penampilan pertamanya di ajang Paris Airshow pada 2013, banyak orang yang mengatakan pesawat ini lebih unggul dibandingkan F-22 Raptor yang menjadi andalan Angkatan Udara (AU) Amerika Serikat.

Pesawat tempur Su-35 pada pertunjukan itu membuat para pejabat senior di tubuh militer AS bergetar saat melihat pesawat tempur Su-35 ini mampu bermanuver dengan baik di udara. Bahkan, pihak Militer AS menyebut pesawat tempur Su-35 lebih berbahaya jika dibandingkan Lockheed Martin F-22 Raptor.

Lalu seperti apa perbandingan kekuatan pesawat tempur Su-35 dengan pesawat F-22 Raptor sampai bikin gentar AS?

seperti yang dimuat di laman Russia Beyond The Lines, dari karakteristik pesawat tempur Su-35 sudah mengambil alih peran generasi 5 dari jet tempur AS yang diproduksi sejak 1996 lalu. Penggunaan Irbis radar-control yang terpasang di pesawat tempur Su-35 buatan Rusia itu sanggup mendeteksi 30 target dalam jarak maksimal 400 km. Berbeda dengan radar jenis AN/APG-77 yang digunakan oleh pesawat F-22 hanya mampu melihat jet tempur lawan sejauh 240 km saja.

Kecepatan yang di miliki oleh pesawat tempur Su-35 hanya terpaut sedikit dari F-22. Namun unggul jauh dalam hal jelajah.

Pesawat tempur Su-35 mampu melesat hingga 2.390 km per jam dan bisa menempuh jarak hingga 4.500 km, dibandingkan dengan kecepatan maksimal F-22 mencapai 2.410 km per jam dengan jarak tempuh 2.000 km. Kedua pesawat ini dilengkapi dua buah tangki bahan bakar.

Modernisasi pesawat tempur yang dilakukan pemerintah Rusia terhadap Su-27 ini menciptakan sistem pertahanannya lebih baik. seperti yang diakui pejabat AS sendiri, walaupun beberapa jet tempur AS mempunyai radar jenis Active Electronically Scanned Array (AESA). Dengan menggunakan teknologi Irbis-E, Su-35 mampu menangkis serangan jamming yang dilancarkan dari pesawat musuh.

Pilot dari F-22 yang yang memiliki pengalaman pun beranggapan bahwapesawat tempur Su-35 sulit dikejar maupun dihancurkan. walaupun F-22 sendiri tak bisa terdeteksi di radar lawan yang mengandalkan mode stealth, namun untuk mencari dan menjatuhkan Su-35 butuh waktu lama.

“Selama kita ‘menghilang’, kami memiliki waktu yang sulit dengan EA untuk menarget pesawat tempur Su-35 dan misil kami akan lebih sulit untuk menghancurkan mereka,” ujar pilot F-22 yang tak disebut namanya itu, seperti dilansir nationalinterest.org.

Kekuatan Militer Dan Analisis Pakar Di Kerahkan Untuk Mencari AirAsia QZ8501

Kekuatan Militer Dan Analisis Pakar Di Kerahkan Untuk Mencari AirAsia QZ8501 – Singapura  menyiagakan pesawat dan kapal laut milik militernya untuk membantu pencarian AirAsia QZ8501 yang hilang kontak di perairan Bangka Belitung. Ng Eng Hen selaku Menteri Pertahanan Singapura membuat status di akun Facebook nya, militer Singapura menyiagakan pesawat Hercules C130 dan kapal milik Angkatan laut negara tersebut dalam upaya membantu pencarian AirAsia QZ8501 yang hilang kontak tujuan Surabaya-Singapura itu.

Selain menyiapkan kekuatan militer Singapura, pihaknya juga menawarkan kerjasama kepada Militer Indonesia untuk melakukan pencarian AirAsia QZ8501 yang hilang kontak. Singapura telah menyampaikan tawarannya kepada Ryamizard Ryacudu selaku Menteri Pertahanan Indonesia dan ikut mendoakan seluruh penumpangan dan kru pesawat AirAsia QZ8501 milik maskapai penerbangan AirAsia. Singapura  siap membantu sepenuhnya dalam pencarian AirAsia QZ8501 bersama Indonesia. Ng Eng Hen seperti dirilis oleh Kompas, mangatakan  “Bahwa kami menawarkan segenap tenaga dan pikiran serta doa untuk seluruh penumpang dan kru pesawat AirAsia QZ8501. Saya juga telah berbicara kepada beliau bahwa pesawat dan kapal kami siap untuk membantu,” ujarnya.  Hal ini juga senada dengan PM Singapura Lee Hsien Loong yang juga memposting di Facebook-ny aturut menyampaikan kesiapan untuk membantu pemerintah Indonesia untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501 baik penumpang dan kru pesawat itu .

Pakar Penerbangan: Kecelakaan AirAsia QZ8501 Mungkin Sama dengan Air France AF447

Geoffrey Thomas, selaku Pakar penerbangan, mengatakan pendapatnya mengenai insiden hilang kontak pesawat AirAsia QZ8501 memiliki kesamaan seperti kecelakaan jatuhnya pesawat Air France AF447 di tahun 2009.

Pesawat AirAsia QZ8501 menurut Geoffrey, diakibatkan oleh kecepatan terlalu rendah dari pesawat AirAsia QZ8501 yang diterbangkan oleh pilot ketika bertemu dengan cuaca buruk yang ekstrem.

“Dengan kecepatan itu, mereka tertarik ke aerodynamic stall, seperti yang terjadi dalam hilangnya Air France AF447 pada 2009,” lanjut Thomas, seperti dikutip dari AAP.

Air France AF44 pada tahun 2009 juga jatuh ke Samudra Atlantik yang menempuh perjalanan dari Rio de Janeiro, Brasil, dengan tujuan Paris, Perancis.

Perkiraan Thomas, kecepatan dari pesawat AirAsia QZ8501 diantara 100 knot, setara sekitar 160 kilometer per jam. “Terlalu lambat. Saat itu ketinggiannya juga sangat berbahaya,” ujar dia.

Thomas melanjutkan, pesawat AirAsia QZ8501 yang menggunakan Airbus A320-200 adalah pesawat canggih dan modern. Dengan perkiraan tersebut, dia mengemukan pendapatnya bahwa pesawat ini loss kontak karena faktor kondisi cuaca ekstrem semata.

Meski sudah mengatakan pesawat Airbus A320-200 adalah pesawat canggih, namun Thomas mengkritik radar pesawat Airbus A320-200 dengan mengatakan, radar di pesawat Airbus A320 bukanlah produk terbaru. Menurut Geoffrey Thomas, selaku Pakar penerbangan, radar yang digunakan oleh A320 terkadang mengalami masalah ketika berada di lingkungan berbadai. “Ada kemungkinan pilot tertipu oleh kondisi itu.”

Qantas pada tahun 2002 telah mempelopori penggunaan radar terbaru, kata Thomas, radar memiliki tersebut memiliki kemampuan pembacaan yang lebih kongkrit dan akurat terhadap kondisi badai. Tapi, radar baru tersebut belum tersertifikasi untuk digunakan di A320 sebelum 2015.  Oleh karena itu pilot diminta untuk mencermati data radar itu secara manual. Untuk itu pilot harus melihat kedalam badai berapa intensitas kelembaban dan hujan di dalamnya untuk mengetahui seberapa buruk kodisi itu.

“Ketika Anda tak punya alat yang disebut dengan multi-skilled radar itu, Anda harus mencermati data radar itu secara manual. Anda harus melihat ke dalam badai, berapa intensitas kelembaban dan hujan di dalamnya, lalu Anda membuat keputusan seberapa buruk itu. (Secara) manual, bisa jadi ada kesalahan, dan itu yang terjadi.”
Analisis dari Lapan Kuatkan Dugaan AirAsia QZ8501 Tidak Bisa Hindari Awan Kumulonimbus

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) melakukan Analisis cuaca  yang menguatkan dugaan bahwa pesawat AirAsia QZ8501 tidak mampu menghindari awan tebal yang disebtu kumulonimbus yang berada pada rute penerbangan pesawat AirAsia QZ8501.

Syamsul Huda selaku Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan BMKG, memaparkan bahwa sejak take off dari Surabaya dengan tujuan Singapura pesawat AirAsia QZ8501 telah terbang dalam situasi cuaca berawan. Pesawat AirAsia QZ8501 menghadapi cuaca yang lebih buruk ketika berada di wilayah antara Belitung dengan Kalimantan. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Flightradar24 dan pemerintah Indonesia dalam keterangan pers.

Australia Ikut Cari Pesawat AirAsia yang Hilang Dengan Menggunakan Pesawat Militer

Militer Australia, pada hari Senin (29/12), ikut bergabunga dalam pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak saat terbang dari Surabaya menuju Singapura pada Minggu kemarin.

Militer Australia melalui Angkatan Pertahanan Australia menggunakan pesawat AP-3C Orion yang digunakan oleh Royal Australian Air Force (RAAF).  Pesawat AP-3C Orion take off dari kota Darwin di Australia hari Senin pagi untuk bergabung bersama dalam operasi pencarian pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak, yang berpusat di Laut Jawa.

Pesawat AP-3C Orion telah membuktikan kemamampuan nya dalam misi pencarian serta penyelamatan dengan mengusung radar pencarian maritim yang telah dilengkapi dengan penggunaan infra-merah dan sensor elektro-optik yang digunakan untuk pengamatan visual. Pesawat ini sangat canggih, penggunaan juga telah dibuktikan dalam pencarian pesawat Malaysia yang hilang sebelumnya dilakukan.

“Pesawat AP-3C Orion milik RAAF itu punya kemampuan yang terbukti dalam misi pencarian dan penyelamatan dan membawa radar pencarian maritim yang dilengkapi dengan infra-merah dan sensor elektro-optik guna mendukung kemampuan pengamatan visual yang disediakan oleh para awaknya yang sangat terlatih,” katanya.

Tony Abbott yang merupakan Perdana Menteri Australia, telah berkomitmen untuk menolong Indonesia dalam melakukan pencarian pesawat AirAsia QZ8501 itu. Presiden Joko Widodo telah ditelepon oleh Abbott pada hari Minggu untuk menawarkan bantuan. Abbott mengatakan kepada Joko Widodo bahwa Australia akan melakukan “apa pun yang kami sebagai manusia bisa untuk membantu,” kata kantornya dalam sebuah pernyataan.

Kehebatan Pesawat Amfibi Beriev BE 200 Altair Yang Akan Diborong TNI

Kehebatan Pesawat Amfibi Beriev BE 200 Altair Yang Akan Diborong TNI – Tentara Indonesia ternyata tidak main-main dalam menjalankan tugasnya dalam menjaga kawasan Indonesia dari tangan pencuri terutama illegal fishing. Militer Indonesia dibawah kepemimpinan presiden Jokowi sangat mendukung dari keputusan sang presiden untuk menenggelamkan kapal yang mencuri ikan dikawasan Indonesia.

Untuk mendukung keputusan sang presiden TNI berencana untuk memborong pesawat jet amfibi jenis Beriev BE 200 Altair asal Rusia yang akan melengkapi armada patroli maritim Indonesia. Dengan adanya pesawat jet amfibi  tersebut diharapkan dapat menangkal illegal fishing yang marak masuk wilayah perairan Indonesia.

Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia selaku Kapala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) yang dijumpai jumpa pers Rapim TNI 2015 di Mabes TNI Cilangkap, mengatakan bahwa pesawat jet amfibi jenis Beriev BE 200 Altair asal Rusia merupakan pesawat yang andal untuk digunakan dikawasan perairan.

“Pesawat jenis BE 200 ini andal untuk kawasan perairan. Amfibi ini dapat mendarat di laut sehingga pelaku illegal fishing sulit melarikan diri,” .

Menurut KSAU, kehebatan pesawat jet Amfibi Beriev BE 200 Altair yang akan diborong TNI pesawat bisa dilengkapi dengan persenjataan serta mampu membawa tim dan bawa peralatan, bahkan dapat membawa bom air guna pemadaman kebakaran.

Dengan pembelian itu maka TNI akan dapat lebih mudah dalam menjangaku semua lokasi dimana terjadinya illegal fishing dengan cepat. Untuk keputusan membeli pesawat jet Amfibi Beriev BE 200 Altair telah disetujui oleh Presiden Jokowi.

“Presiden Joko Widodo pun setuju dengan usulan pembelian pesawat tersebut,” kata KSAU.

KSAU pun memberikan informasi, bahwa Indonesia pernah memiliki jenis pesawat ini sebelumnya yaitu pada tahun 50-60-an yang merupaka buatan Rusia. Pesawat ini merupakan pesawat yang sangat efektif untuk digunakan dalam patroli.

Presiden Jokowi, tutur Marsetio, menyetujui pengadaan pesawat ini. “Beliau minta agar masalah kekuatan patroli langsung diajukan ke beliau,”.

Presiden Jokowi pada masa kampayenya selalu menjanjikan akan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan poros maritim, menambah kekuatan udara untuk menjaga perairan Indonesia. Jokowi juga berjanji akan membeli Drone/ UAV dalam rangka menjaga perairan Indonesia dari pencurian pihak asing. Jokowi mengaku geram dengan ulah kapal asing yang mencuri dikawasan Indonesia dan mencuri ikan.

Saat ini Jokowi sudah mulai merealisasikan programnya, untuk drone/ UAV tinggal menunggu apakah akan dibeli dari dalam yaitu UAV buatan Indonesia atau drone buatan luar.

Keterlibatan PNS Malaysia Dengan ISIS Sangat Serius

Keterlibatan PNS Malaysia Dengan ISIS Sangat Serius – Malaysia memperhitungkan  sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS), personel militer dan kalangan terdidik dari universitas lokal, ikut serta terlibat dalam ISIS di Semenanjung Melayu dan Sarawak.

Seperti yang dilansir oleh thestar.com.my mengenai keterlibatan PNS Malaysia sangat serius. Pada bulan April 2014 saja, mislanya, sejumlah PNS diketahui baik secara lansung maupun  tidak langsung terlibat dalam gerakan ISIS, dengan berbagai bidang baik sebagai penyandang dana serta perekrutan anggota dari kalangan warga Malaysia.

“Jumlah PNS yang bersimpati kepada ISIS memang masih membingungkan,” ujar sumber itu yang dilasir oleh inilah.com

Seorang PNS Malaysia ditangkap oleh pihak keamanan karena diduga melakukan upaya pengrekrutan colon anggota ISIS. PNS ini merupakan pegawai dengan jabatan level atas di Kementerian Energi, Teknologi Hijau, dan Air yang bekerja sebagai  seorang asisten senior di lingkungan kementerian tersebut . Ia ditangkap karena dicurigai merekrut calon anggota ISIS.

Ia tidak berkerja selama 1 tahun, dengan memberikan alasan untuk mengurus ibunya, tapi polisi Malaysia menyakini ia berada di selatan Filipina untuk berjumpa dengan militan Malaysia lainnya disanan. Ia juga dicurigai melakukan pertemuan dengan mantan dosen Universitas Malaysia Dr Mahmud Ahmad, yang dikenal dengan nama samaran perang Abu Handzalah, yang merupakan pemilik toko kelontong Mohd Najib Husen.

Keduanya dicurigai memimpin militan lokal, dan melatih angotanya untuk dipersiapkan dalam perang di Suriah dan Irak.

Pegawai lainnya yaitu Muhammad Joraimee Awang Raimee, mantan pekerja Selayang Municipal Council yang berusia 39 tahun. dengan nama samaran perang Abu Nur.

Awal 2014, dua personel Angkatan Laut Malaysia juga ditahan. Pada 28 November 2014, dua PNS Malaysia berpangkat rendahan ditangkap dengan alasan sama.

Keempatnya diduga mendanai keberangkatan calon anggota ISIS ke Suriah sejak pertengahan 2014. Mereka menyisihkan sebagian gaji mereka demi perjuangan ISIS.

Rencana Beli 10 Pesawat Tempur Tercanggih Gak Jadi

Rencana Beli 10 Pesawat Tempur Tercanggih Gak Jadi – Ryamizard Ryacudu  sebagai Menteri Pertahanan menjelaskan mengenai, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat juga berdampak kepada pertahanan nasional, apalagi soal anggaran. Dengan melemahnya mata uang rupiah terhadap dollar tentu menjadikan kemampuan membeli barang kita juga akan melemah. Militer Indonesia tentunya akan merasakan dampak dari melemahnya rupiah tersebut terutama untuk belanja alutsista baru.

Ryacudu mengatakan “Pasti ada dampaknya terhadap alutsista, tetapi ya itu urusan tim ekonomi dan Menteri Keuangan Presiden Jokowi,” yang ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (17/12)

Dengan melemahnya rupiah daya beli alutsista juga akan menurun. Namun demikian, dia akan menerima berapa pun anggaran yang akan diberikan oleh pemerintah pusat untuk Menteri Pertahanan dan TNI, walau akan ada pengurangan jumlah pembelian. Dia menambahkan kalau ingin beli pesawat sepuluh yang dibeli jadi 9. Jumlah dari pembelian menurun diakibatkan oleh menurunya rupiah tersebut.

“Cuma, kalau mau beli sepuluh pesawat, ya jadinya sembilan,” ujarnya.

Pembelian pesawat tempur tentunya merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga keamanan udara Indonesia. Kalau pembelian ini dikurangi tentunya akan menimbulkan efek yang sedikit melemahkan keamanan udara Indonesia.

Rupiah menurun diakibatkan oleh dana asing yang keluar dari pasar emerging market mencapai 2 miliar dollar AS. Khusus dari pasar Indonesia, dana asing yang telah keluar dari pasar surat utang pemerintah mencapai Rp 10,2 triliun dan sebesar 243 juta dollar AS dari pasar saham. Hal inilah yang menjadikan rupiah mencapai 12.900, nilai tersebut lebih parah dibandingkan di masa jabatan mantan presiden SBY.

 

Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza

Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza – Parade militer di Kota Gaza pada Ahad 14 Desember 2014 dilakukan oleh Al-Qassam yang merupakan sayap bersenjata Hamas  dilansir oleh The Palestinian Information Center.

Dalam siaran pers satu hari sebelumnya, sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam mengatakan parade yang akan dilakukan tersebut akan membentuk barisan pada sekitar pukul 12 siang dengan rute dari pelabuhan Gaza dan berhenti di jalan al-Jalaa dalam kota.

Dalam parade tersebut akan terdapat formasi militer serta pertunjukan selama acara tersebut berlangsung, dan juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubaida akan menyampaikan pidato pada ulang tahun ke-27 berdirinya Gerakan Hamas.

Pawai besar-besaran diadakan pada hari Jum’at 12 Desember lalu di berbagai wilayah Gaza dalam rangka merayakan ulang tahun gerakan Hamas.

Hamas telah memutuskan untuk membatalkan festival ulang tahun pada tahun ini karena situasi kemanusiaan yang sulit di Jalur Gaza.

Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza Brigade Al-Qassam Mengadakan Parade Militer Besar di Gaza

Pesawat Tercanggih Dan Kapal Selam Buatan Indonesia

Pesawat Tercanggih Dan Kapal Selam Buatan Indonesia Berita Terbaru Teknologi Militer Indonesia –  Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menargetkan 10 tahun lagi, pesawat dan kapal selam buatan Indonesia akan produksi 2024 jika yang dikatakan oleh Kementerian Pertahanan 10 tahun dan 95 persen alat utama sistem persenjataan Indonesia diproduksi di dalam negeri. Produksi alat utama sistem persenjataan Indonesia dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta. (Harus mandiri), kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu ketikan mengunjungi produsen rudal PT Sari Bahari di Malang, Jumat, 12 Desember 2014.

Pemerintah Indonesia kata Ryamizard Ryacudu, mendukung penuh industri alat pertahanan dalam negeri untuk memproduksi alat utama sistem persenjataan . Tujuannya agar Indonesia bisa mandiri dalam pengadaan alutsista. Pada saat ini Indonesia, masih   bekerjasama dengan negara asing untuk menciptakan alat utama sistem persenjataan . “Lambat laun harus mandiri. 10 tahun lagi Indonesia memproduksi kapal selam dan pesawat tempur secara mandiri,” katanya.
Indonesia saat ini melakukan kerjasama dengan Korea Selatan dalam memproduksi 50 pesawat tempur modern KFX/IFX, Indonesia menanamkan investasinya sebesar 20 persen dari total keseluruhan modal untuk pembuatan pesawat KFX/IFX. Kemampuan pesawat tempur pesawat KFX/IFX memiliki teknologi generasi 4,5 itu dikatakan akan lebih baik dibanding F-16 dan Sukhoi yang dimiliki TNI Angkatan Udara. Produksi pesawat tempur KFX/IFX dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia bersama dengan Republic of Korea Air Force. Adapun pembuatan kapal selam dilakukan oleh PT PAL dengan menggandeng Daewoo Shipbuilding Marine Engineering.

Indonesia telah mengirimkan insiurnya untuk menimba ilmu pembuatan pesawat tempur dan pembuatan kapal selam. Target Indonesia untuk bisa memproduksi sendiri pesawat temput buatan Indonesia dan kapal selam akan terwujud pada tahun 2024 jika berjalan lancar selama 10 tahun.

Jurus Khusus Panglima TNI Untuk Mencegah Konflik

Jurus Khusus Panglima TNI Untuk Mencegah KonflikBerita Terbaru Teknologi Militer Indonesia – Jenderal Moeldoko selaku Panglima TNI mengharapkan personelnya untuk tidak bersikap sombong baik dalam melaksanakan tugas maupun di kehidupan bersosialnya. Sikap tidak sombong dan berkelakuan baik dilingkungan untuk mencegah konflik oknum dengan oknum lainnya seperti yang insiden yang terjadi di Batam, tidak terulang kembali. Moeldoko juga mengarahkan dengan mendidik dan menyatukan para personelnya.

“Biasanya, pasukan yang agak tanggung itu agak-agak suka sombong. Kita raider-kan agar punya kemampuan lebih yang akan ngerem kesombongannya,” ujar Moeldoko di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2014).

Pasukan Raider merupakasan salah satu pasukan elit infanteri TNI yang dimiliki oleh Indonesia. Pasukan elit Indonesia ini memiliki kemampuan khusus yang lebih baik dari pada kesatuan lain. Pasukan elit Raider mempunyai kemampuan tiga 3 kali lipat batalyon infanteri biasa lainnya. Kemampuan ini tentunya akan menjaga diri seorang Raider, jika seorang Raider berkelahi maka lawannya diyakini mati, tutur sang Jenderal.

“Orang yang enggak bisa berkelahi enggak punya karate dia suka aneh-aneh. Begitu dididik punya ban hitam dia tak aneh-aneh karena dia yakin kalau dia banting orang pasti mati,” pungkas Moeldoko

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang kini menjabat Panglima TNI, Jenderal Moeldoko akan bersikap tegas terhadap oknum yang melangggar dan tidak ada toleransi untuk yang melanggar. “Hukum akan ditindak tegas. No way. Tidak ada toleransi soal itu,” ujar dia.

Kejadian di Batam diharapkan tidak terulang kembali, karena itu membutuhkan jalan keluar yang permanen guna idak terus terulang. Selain dari sikap TNI, kesejahteraan personel TNI juga dirasa harus segera dipenuhi. TNI akan berupaya untuk meningkatkan fasilitas kolam renang,  tempat rekreasi keluarga serta rumah dinas di lokasi sekitar Yonif 134/Tuah Sakti.

“Solusi kesejahteraan kita akan bangun rumah. KSAD akan bangunkan rumah karena selama ini mereka kos di luar. Secepatnya selesai, kita juga akan bangun kolam renang dan ruang untuk mereka dan keluarga rekreasi,” lanjutnya.

Pesawat Pembom Strategis Tu-95 Bear Dan Tu-22m Dicegat Oleh F-16 NATO

Pesawat Pembom Strategis Tu-95 Bear Dan Tu-22m Dicegat Oleh F-16 NATO – Sejumlah tesawat tempur NATO menghalau pesawat pembom milik Rusia di kawasan udara internasional di Baltik. Kejadian terkini tersebut kembali menciptakan suasana memanas antara Rusia dan NATO yang selama ini bersitegang karena krisis pencaplokan Krimea dari Ukraina oleh Rusia.

Sebanyak 4 pesawat dengan jenis pesawat pembom strategis Tu-95 Bear dan 2 Jenis pesawat pembom Tu-22m Backfire milik pemerintah Rusia dihalau di kawasan udara internasional di Baltik oleh pesawat jet tempur jenis F-16 Portugal yang mendapat tugas dari NATO. Unjar, Oana Lungescu sebagai   juru bicara NATO.

Insiden lainnya terjadi pada hari Minggu lalu, sejumlah pesawat tempur NATO menghalau 7 pesawat militer milik Rusia, diantaranya adalah pesawat Tu-134s.

”Kegiatan tersebut dapat mengganggu stabilitas dan berpotensi membahayakan, jika norma-norma internasional tidak dihormati,” kata Lungescu, seperti dikutip Defense News, semalam.

Video: F-16s Intercept Russian Bombers

LAPAN Ciptakan Pesawat Baru Dengan Dana Rp 400 Miliar

LAPAN Ciptakan Pesawat Baru Dengan Dana Rp 400 MiliarBerita Terbaru Teknologi Militer Indonesia – Pesawat merupakan merupakan alat transportasi yang sangat penting bagi Indonesia sebagai negara Kepulauan. Kebutuhan orang untuk berpergian baik keperluan bisnis maupun keperluan lainnya yang menempuh jarak yang jauh, sangat membutuhkan sebuah alat transportasi yang cepat. pilihan yang paling tepat adalah menggunakan pesawat karena waktu yang dibutuhkan akan lebih singkat dan cepat sampainya.

Oleh karena itu Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Indonesia Berusaha menciptakan pesawat terbaru N219. Untuk pengembangan sebuah pesawat baru buatan Indonesia, Lapan mengeluarkan dana investasinya sebesar Rp400 miliar.

Thomas Djamaluddin Sebagai Kepala Lapan menjelaskan di BPPT,  bahwa Indonesia terus berusaha untuk  mengembangakan dan menciptakan pesawat terbaru N219, Kemampuan dari N219 adalah pesawat ini dapat terbang di landasan pendek dan ini cocok untuk industri penerbangan yang ada di Indonesia.  Pesawat ini akan di uji kebolehannya pada akhir tahun 2015 dan akan diproduksi pada tahun 2016. Semoga saja Pesawat ini dapat menoreh keberhasilan seperti pesawat buatan BJ Habibie dulu dan meraih pasar yang luas.

“Pesawat N219 bernilai investasi hingga Rp 400 miliar. Rencananya akan diuji coba akhir 2015 mendatang dan diproduksi 2016,” jelas Thomas Djamaluddin.

Beliau menuturkan bahwa pesawat N219 buatan Lapan tersebut telah memiliki sertifikasi layak terbang. “Lapan selaku periset akan bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (PTDI), dari sisi pasar terbukti memiliki keunggulan,” ujar Thomas.

Lapan juga telah berhasil menciptakan pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle) Surveillance yang telah diuji coba oleh Lapan dan tentara yaitu LSU  dengan seri 01, 02 dan 05. UAV buatan Indonesia ini memiliki kemampuan luar biasa yaitu penginderaan tanpa terkendala awan maupun pemantauan aktivitas laut. UAV buatan Indonesia ini juga dapat dipersenjatai dengan senjata. Artinya UAV buatan Indonesia ini juga dapat digunakan untuk kepentingan militer.

Diharapkan Indonesia mampu membuat Pesawat tempur canggih sendiri dan juga UAV buatan Indonesia mampu bersaing dengan UAV dari Eropa dan Barat. Seperti yang pernah dijanjikan oleh Jokowi Bahwa dia akan menggunakan UAV untuk menjaga Indonesia. Maka UAV buatan Lapan ini cocok untuk digunakan agar Indonesia dapat menjaga kawasannya dengan produk dalam negeri, sehingga tidak diketahui oleh pihak asing mengenai data yang diperoleh.