Category Archives: NASIONAL

NASIONAL

Dua KRI Kawal Kapal Perang AS yang Tiba di Bali

Dua KRI Kawal Kapal Perang AS yang Tiba di Bali – Berita Militer – DENPASAR, – Dua kapal Republik Indonesia (KRI) sambut kedatangan kapal perang AL Amerika Serikat, USS Sterett (DDG-104) dan USS Dewey (DDG-105) yang tiba di Bali, Junat (1/4/2015).

Dua KRI yang dikerahkan untuk mengawak kedua kapal perang Amerika Serikat ini yaitu KRI Tongkol dan KRI Weling. “Ya (dua) KRI sudah melakukan pengamanan disekitar perairan Bali. KRI yang berjaga yaitu KRI Tongkol dan KRI Weling. KRI tersebut melakukan pengamanan terutama di sekitar wilayah perairan Teluk Benoa,” kata Serma Ari, juru bicara Pangkalan AL Denpasar.


Pihak Lanal Denpasar mengaku diminta ikut melakukan pengamanan selama dua kapal perang AS tersebut berada di Bali. Selain mengerahkan dua KRI, Lanal Denpasar juga mengerahkan 70 orang personel di luar awak kedua KRI.

Dua kapal perang AL Amerika Serikat itu dijadwalkan berada di Bali 1-4 Mei 2015. Informasi awal yang diperoleh kedua kapal itu datang ke Bali hanya untuk keperluan liburan. “Untuk pengamanan dari KRI hanya sampai tanggal 4 Mei saja. Jadi pihak Amerika juga meminta bantuan pengamanan selama berada di Bali,” tambah Serma Ari.

USS Sterett dan USS Dewey, adalah kapal perusak dari kelas Arleigh Burke ini memiliki panjang 155,3 meter dan bobot mati 6.600 ton kosong dan 9.200 ton isi itu menggunakan empat mesin penggerak.

Masing-masing kapal perang tersebut memiliki 380 orang awak dan dilengkapi rudal Tomahawk, 2 torpedo, alat anti serangan udara, 2 hlikopter Sea Hawk dan persenjatan laser.KOMPAS.com

Ini Keuntungan ToT Pesawat Eurofighter Typhoon Jika Di Borong Militer Indonesia

Ini Keuntungan ToT Pesawat Eurofighter Typhoon Jika Di Borong Militer IndonesiaBerita MiliterPesawat F-5 Tiger harus segera digantikan karena usia yang sudah sangat tua dan rawan terjadi kecelakaan jika dipaksa terbang terus. Indonesia bisa saja melakukan upgrade terhadap pesawat F-5 Tiger TNI AU, namun itu hanya akan menambah usia dari pesawat itu. Dari kehandalan pesawat F-5 Tiger TNI AU sudah jauh tertinggal dari negara tetangga yang telah menggunakan pesawat F-18 hornet dan lainnya. Pesawat F-5 Tiger TNI AU ini hanya bisa digunakan untuk melakukan patroli kecil dan tidak bisa digunakan untuk fight jika ketemu musuh yang lebih canggih. Kalau pun digunakan hanya untuk menggertak dan kalau dilawan maka akan rontok diudara. Untuk itu pesawat F-5 Tiger TNI AU ini harus segera mendapat pengganti yang sesuai dan lebih canggih.

Kini militer Indonesia dalam delema untuk memilih salah satu pesawat untuk menggantikan pesawat F-5 Tiger yang sudah tua.  Salah satu tawaran datang dari  Eurofighter dengan jenis pesawat yang ditawarkan adalah pesawat Typhoon untuk menggantikan pesawat F-5 Tiger TNI AU. Tawaran dari Eurofighter  untuk militer Indonesia itu diikuti dengan tawaran ToT (Transfer of Technoglogy). Militer Indonesia melalui PT Dirgantara Indonesia (PT DI) diberikan wewenang untuk membuat pesawat tempur berjenis Typhoon itu jika pemerintah Indonesia menandatangani kontrak pembelian.

Tentunya tawaran ToT untuk membuat pesawat Typhoon bukanlah keseluruhannya tapi hanya beberapa komponen yang dibuat oleh PT DI. Seperti yang ditawarkan olehy Marin Elbourne, yaitu Head of Industrial Offset Eurofighter kepada PT DI dijanjikan untuk membuat comformal fuel tank (CFT). Comformal fuel tank (CFT) sendiri merupakan tangki bahan bakar cadangan yang diletakan  menyatu di lekuk badan pesawat yang berfungsi untuk menyuplai bahan bakar ekstra agar pesawat tempur agar dapat terbang lebih lama.

Dengan comformal fuel tank (CFT) Pesawat Typhoon dapat terbang dapat terbang lebih lama dan dapat menjakau lebih jauh wilayah Indonesia. Dengan adanya comformal fuel tank (CFT) pesawat ini cocok untuk militer Indonesia dengan wilayah yang sangat luas.  Marin juga mengatakan bahwa ini kesempatan untuk PT DI untuk menambah kemampuanya dari produsen pencipta pesawat komersil jadi pesawat tempur.

Nantinya comformal fuel tank (CFT) buatan PT DI dapat diekspor ke negara lain, saat ini ada beberapa negara yang telah menggunakan pesawat ini yaitu Jerman, Spanyol, Inggris, dan Arab Saudi.

Selain Eurofighter Typhoon yang menawarkan pesawat untuk menggantikan pesawat F-5e Tiger milik TNI AU ada penawaran lain dari beberapa produsen yang juga dilirik oleh militer Indonesia yaitu  JAS-39 Gripen, Sukhoi Su-35  dan F-16 Block 60.

Profile dan Harga Pesawat F-16 TNI AU Yang Terbakar

Profile dan Harga Pesawat F-16 TNI AU Yang Terbakar – F-16 Fighting Falcon merupakan pesawat tempur dengan jenis multi-peran supersonik yang diproduksi oleh General Dynamics yang kemudian di diambil alih oleh Lockheed Martin. Pesawat F-16 Fighting Falcon ini awal mulanya diciptakan untuk dijadikan sebagai pesawat tempur ringan, dan seiring sejalan dengan waktuberubah menjadi pesawat tempur multi-peran yang sangat terkenal. Kemampuan dari F-16 Fighting Falcon untuk dapat digunakan dalam segala macam misi, karena itulah yang menjadikan pesawat ini sangat sukses di pasar ekspor, dan telah digunakan oleh 24 negara selain Amerika Serikat. Pesawat F-16 Fighting Falcon telah diproduksi lebih dari 4000 sejak di produksi tahun 1976. Pesawat F-16 Fighting Falcon tak diproduksi untuk Angkatan Udara AS, Namun masih diproduksi untuk permintaan ekspor.

Salah satu pengguna dari Pesawat F-16 Fighting Falcon adalah Militer Indonesia. Militer Indonesia sudah lama dan terpikat dengan burung besi ini, buktinya Indonesia masih menerima hibah dari pesawat Pesawat F-16 Fighting Falcon untuk digunakan oleh angkatan udara Indonesia sebagai tulang punggung untuk menjaga wilayah udara Indonesia. Pada hal sudah jelas negara pembuatnya saja sudah meninggal pesawat ini untuk diproduksi dalam negeri. Banyak pesawat F-16 fighting falcon AS yang telah tua dan tidak dipakai lagi di hibahkan kepada negara yang masih memiliki ikatan dengan AS. Hibah pesawat F-16 fighting falcon AS ini pun bukanlah benar-benar sebenarnya negara yang mendapatkan hibah tentunya akan diminta atau meminta untuk upgrade pesawat yang sudah tua dan tidak dipakai lagi ini. Biaya yang dikeluarkan negara pengguna itupun cukup besar.

Harga F-16 fighting falcon adalah US$18,8 juta (1998), namun pada tahun 2012 harga satu skuadron pesawat F-16 blok 52 jika dibeli dipabriknya mencapai sekitar US$ 1,6 miliar. Untuk harga dari 6 pesawat F-16 blok 52 sebesar US$ 720 juta. Oleh karena itu untuk satu buah pesawat F-16 blok 52 diperlukan anggaran sekitar US$ 120 juta atau jika dirupiahkan sekitar Rp 1,3 triliun.Sementara, biaya mendatangkan 24 pesawat hibah itu adalah sebesar US$ 600 juta. Lalu membengkak jadi US$ 750 juta atau Rp 8,2 triliun dengan asumsi dolar Rp 11 ribu pada saat itu. Jadi, dengan demikian harga satu pesawat F-16 bekas yang terbakar itu adalah  Rp 341 miliar.

Kejadian Terbakarnya Pesawat tempur F-16

Kronologi terbakarnya Pesawat tempur F-16 miliki TNI AU dengan registrasi TS-1643  pada saat hendak melakukan take-off dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (16/4).  Pesawat tempur F-16 TNI AU merupakan pesawat yang baru didatangkan dari AS.

Pesawat tempur F-16 miliki TNI AU dengan registrasi TS-1643 adalah salah unit F-16C/D-52ID yang baru didatangkan oleh Militer Indonesia dari Amerika Serikat. Pesawat tempur F-16 miliki TNI AU dengan registrasi TS-1643 ini telah efektif  dioperasikan oleh TNI AU selama enam bulan dan masih di bawah pengawasan pabriknya, Lockheed Martin.

Profil Pesawat F-16 C/D Block 25 Milik TNI AU

Pesawat F-16 milik TNI ini bukanlah pesawat produksi baru, melainkan pesawat bekas pakai dan telah pensiun yang diaktifkan kembali, dengan melakukan upgrade komponen di dalamnya. Program ini merupakan kesepakatan hibah 24 unit F-16 antara Pemerintah AS dan Indonesia.

Pesawat F-16C/D Block 25 milik TNI AU, memiliki bentuk bodi dan berat kotor maksimum serta jenis mesin yang sama dengan F-16 Block 15A/B OCU yang sudah dioperasikan TNI AU dari tahun 1989 lalu. Menurut informasi setelah melakukan upgrade, F-16C/D Block 25 itu diklaim memiliki kemampuan yang sejenis dengan generasi F-16 yang lebih baru, yaitu Block 52.

 

Kecanggihan Sukhoi Su-35 Yang Jadi Incaran TNI AU

Kecanggihan Sukhoi Su-35 Yang Jadi Incaran TNI AU – Militer Indonesia melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) membeberkan niatnya untuk mengincar pesawat baru untuk memoderenisasi alat utama sistem senjata (alutsista) Militer Indonesia. Dari beberapa pesawat tempur yang menjadi incaran militer Indonesia adalah pesawat tempur Sukhoi Su-35 yang diperuntukan akan menggantikan peran dari F-5 Tiger yang sudah tua dalam mengamankan udara Indonesia.

Sukhoi Su-35 adalah moderenisasi atau upgrade dari pesawat Su-27M yang sudah lama dioperasikan oleh  AU Soviet selama beberapa dekade. Dalam upaya memoderenisasi Angkatan Udaranya Rusia melakukan segala upaya untuk hal itu. Fitur-fitur yang canggih disematkan dalam Sukhoi Su-35 dan peningkatan untuk pesawat ini terus dilakukan, terutama pada bagian sistem avionik pesawat tersebut dalam menghadapi negara-negara Barat yang terus berupaya memata-matai kekuatan tempur mereka. ( Baca : Ini Dia Kehebatan Dan Harga Dari 4 Pesawat Tempur Incaran TNI AU)

Kecanggihan Sukhoi Su-35 Yang Jadi Incaran TNI AU

Sukhoi terus menigkatkan dari avionik, sistem aerodinamis, tenaga hingga metode pembuatannya. Hal ini dilakukan supaya pesawat tersebut lebih ringan dan mampu melakukan manuver di atas udara, dan adanya perubahan seperti campuran logam berkekuatan tinggi dan meningkatkan volume bahan bakarnya hingga mampu menampung 11.500 kg avtur agar dapat meningkatkan jarak terbangnya.

Dengan berbagai perubahan yang dilakukan, pesawat Sukhoi Su-35 dapat bermanuver hingga 120 derajat saat melakukan penyerangan serta meningkatkan kecepatan pada saat lepas landas maupun mengurangi kecepatan pada saat mendarat. Sukhoi Su-35 ini juga mempunyai kemampuan untuk menyerang objek di daratan. (Baca : Bangkitnya Kekuatan Militer Pakistan)

Kemampuan dari Sukhoi Su-35 yang tinggi ini dapat dikendalikan pilot dengan baik lewat sistem serba digital yang terpasang di dalam Sukhoi Su-35 , serta penggunaan mesin Luylka AL-31FM (AL-35F) yang lebih baik dari Su-27.

Perubahan yang dilakukan juga menjadikan pesawat Sukhoi Su-35 ini memiliki kecepatan hingga mencapai 1.400 km per jam di atas laut serta 2.400 km per jam pada ketinggian 60 ribu kaki. Sukhoi Su-35  dihargai satu unit   antara USD 40 juta (atau setara Rp 505 miliar) sampai dengan USD 65 juta (Rp 821 miliar).

Kecanggihan Sukhoi Su-35 Yang Jadi Incaran TNI AU

Kemampuan utama dari Sukhoi Su-35 teletak pada sensornya. Pemasangan radar dengan jenis NIIP Tikhomirov Irbis-E dianggap mampu mendeteksi 30 target di udara, serta 4 objek yang berada di darat dengan jarak hingga 400 km. (Baca : Bangkitnya Kekuatan Militer Pakistan)

Senjata yang terbenam dalam pesawat Sukhoi Su-35 adalah 30 mm GSh-30 internal cannon yang dapat melontarkan 150 butir peluru yang memiliki 12 slot yang terdiri dari 2 wingtip rails dan 10 wing. Sukhoi Su-35 juga dapat membawa misil, roket dan bom dengan bobot maksimal 8.000 kg.

Video Penemuan Ekor Pesawat Air Asia QZ 8501

Video Penemuan Ekor Pesawat Air Asia QZ 8501 – Memasuki hari ke sebelas (11) pencarian dan Evakuasia korban Pesawat Air Asia QZ 8501. Tim Gabungan Basarnas telah memasuki babak baru dimana pada hari Rabu (7/1), tim telah menemukan bagian ekor pesawat AirAsia QZ 8501. Penemuan dari bagian ekor pesawat Air Asia QZ 8501 ini dimukan di kedalaman 34 meter di dalam dasar laut. Posisi ekor pesawat Air Asia saat ditemukan dalam kondisi terbalik dan berada di dalam lumpur. Saat ini tim gabung Basarnas sedang bekerja keras dalam upaya mengangkat black box dari pesawat Air Asia QZ 8501 yang posisinya terendam di lumpur tersebut.

Untuk mengangkat ekor pesawat tersebut dibutuhkan teknik khusus karena telah tenggelam dalam lumpur, upaya ini juga dilakukan untuk menemukan black box pesawat Air Asia QZ 8501. Basernas telah mengirim tim penyelam guna mencapai penemuan tersebut dan mereka berhasil mencapainya. Tim ini ditugaskan untuk menemukan Back Box pesawat itu, Namun tim Basernas mengalami kendala dalam pememuan Black Box yang terkendala  oleh  arus di bawah laut yang cukup deras dan jarak pandang tim penyelam terbatas kurang dari 1 meter, maka sampai kini black box pesawat Air Asia belum ditemukan. Saat ini tim penyelam sudah ditarik kembali ke atas dan akan kembali diterjunkan setelah kondisi di bawah laut lebih bersahabat.

Berikut Video dari pesawat Air Asia QZ 8501 yang telah ditemukan ekornya.
BASARNAS Temuukan Ekor Pesawat Air Asia QZ8501 7 Januari 2015

Dikarenakan Cuaca Buruk, Penyelam Pencari Pesawat AirAsia Kembali Ditarik

Jakarta Dikarenakan Cuaca Buruk, Penyelam Pencari Pesawat AirAsia Kembali Ditarik– Pencarian Pesawat AirAsia telah memasuki hari kedelapan. Meski hari ini BMKG memperkirakan bahwa cuaca kondusif untuk melakukan pencarian, namun kondisi di lapangan tidak seperti yang kami harapkan.

Pagi ini, Minggu (4/12/2015), 3 tim yang berjumlah 15 penyelam dari berbagai pasukan khusus seperti Pasukan Katak, Detasemen Jala Mengkara , Batalyon Intai Amfibi dan Dinas Penyelaman Bawah Air. Ketiga Tim tersebut siap diterjunkan untuk mencari korban dan badan pesawat AirAsia QZ8501. Penerjunan penyelam dimulai sejak pukul 06.00 WIB.

Komandan Gugus Keamanan Laut Kawasan Barat, Laksamana TNI Abdul Rasyid mengatakan bahwa cuaca pada hari ini tidak memungkinkan dilakukan penyelaman lebih dalam ke dasar laut. Sehingga dirinya terpaksa menarik semua penyelam hingga cuaca kembali baik.

“Dikarena cuaca buruk, saya perintahkan seluruh penyelam naik kapal survei,” ujar Abdul Rasyid menggunakan handy talkie memberikan instruksi kepada penyelam. Hal itu dia lakukan dari atas KRI Banda Aceh.

Pantauan detikcom, cuaca pagi ini di langit Laut Jawa memang gelap dan hujan turun sangat deras. Sementara gelombang ombak diprediksikan mencapai kisaran 3-4 meter. Dengan kondisi seperti ini, kecepatan arus bawah air diprediksi mencapai 3-5 knot sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan penyelaman lebih jauh.

Tim Penyelam Akan Dikerahkan Masuk ke Dalam Badan Pesawat AirAsia

Tim Penyelam Akan Dikerahkan Masuk ke Dalam Badan Pesawat AirAsia-Badan SAR Nasional akan menyiapkan tim penyelam tangguh untuk mencari dan masuk ke dalam badan pesawat untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam badan pesawat. Tim penyelam tersebut akan dikerahkan dalam pencarian besok, Sabtu, 3 Januari 2015.

“Kita akan mengerahkan tim-tim penyelam untuk mencari dan memasuki ke dalam badan pesawat dan mengevakuasi korban yang masih tersisa di dalam badan pesawat Airasia tersebut,” kata Deputi Operasi BASARNAS Mayjen TNI Tatang Zaenuddin di Kantor BASARNAS, Jakarta, Jumat 2 Januari 2015.

Menurut dia, Tim SAR gabungan akan terus berupaya melakukan pencarian hingga seluruh benda maupun jasad yang berada di area lokasi hilangnya pesawat
“Tugas Basarnas untuk melakukan pencarian, penyelamatan, serta evakuasi terhadap korban,” urainya.

Sebelumnya Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo mengatakan bahwa tim SAR gabungan mendapat perkembangan dalam operasi pencarian korban pesawat AirAsia QZ 8501 di lapangan.
Dari hasil pencarian di ‘zona merah’, atau zona prioritas pencarian, ditemukannya tumpahan minyak di dekat Teluk Kumai.

“Di kotak merah ini ditemukan juga adanya tumpahan minyak, itu saya confirm,” kata Soelistyo.

Menurut dia, ‘zona merah’ ini menjadi lokasi penting pencarian korban maupun badan pesawat. Di lokasi itu pula keenam jenazah korban AirAsia dan serpihan pesawat ditemukan. “Untuk dugaan-dugaan bagian besar pesawat, saya belum bisa memastikan itu,” ucapnya.

Air Asia Ditemukan, Dua Pelaku Penghinaan Air Asia Terbongkar Dan Minta Maaf

Air Asia Ditemukan, Dua Pelaku Penghinaan Air Asia Terbongkar Dan Minta Maaf – Air Asia ditemukan pada hari rabu kemarin setelah pemerintah Indonesia mengerahkan tim pencari korban pesawat AirAsia QZ8501. Air Asia ditemukan oleh tim pertama kali dengan menemukan bebarapa korban kemudian bertambah menjadi 40 korban. Menurut Informasi yang didapat pememuan korban akan makin bertambah. Jumlah korban yang selamat dari Air Asia belum ditemukan, pencarian korban Air Asia masih terus dilakukan.

Berita korban Air Asia ditemukan tentu membuat tim pencari bangga karena penemuan ini merupakan penemuan korban pesawat tercepat. Pesawat AirAsia QZ8501 yang telah ditemukan berada tidak jauh dari barang dan serpihan pesawat tersebut.

Dalam 3 hari Indonesia heboh, bukan saja karena hilang kontaknya pesawat AirAsia QZ8501, Namun juga karena ada Orang yang melakukan penghinaan dan pelcehan yang berbau sara. Dua oran yang melakukan penghinaan tersebut mendapat ancaman dan hinaan luas dari masayarakat. Masyarakat menilai bahwa mereka itu iblis karena tidak memiliki hati, saat korban belum ditemukan mereka malah menghina atas hilangnya pesawat AirAsia QZ8501.

Ternyata salah satu dari si pelaku penghinaan pesawat AirAsia QZ8501, akhirnya meminta maaf kepada publik. Dia mengakui perbuatannya, namun dia tidak bermaksud untuk menghina pesawat AirAsia QZ8501 yang sedang menagalami musibah tersebut. Dian mengira bahwa itu hanya berita HOax yang disebarkan oleh orang lain. Sehingga  dia menanggapi berita tersebut dengan hinaan terhadap pesawat AirAsia QZ8501.

R Fadilah Muchtar Natanegara adalah pemilik akun Path yang membuat status Hinaan  atas hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 pada beberapa waktu lalu akhirnya meminta maaf.

Air Asia Ditemukan, Dua Pelaku Penghinaan Air Asia Terbongkar Dan Minta Maaf
Air Asia Ditemukan, Dua Pelaku Penghinaan Air Asia Terbongkar Dan Minta Maaf

R Fadilah  mengakui kesalahannya atas postingannya tersebut, pada saat itu ia mengira  jatuhnya pesawat Air Asia merupakan isu alias Hoax.

“Jadi pas bangun tidur, saya baca status temen yang bilang AirAsia jatuh, saya kira itu berita hoax ( berita bohong-red). Saya ga cek lagi berita-berita di online, langsung tulis status itu. Kalau saya tahu AirAsia jatuh itu bukan hoax, ga mungkin saya tulis status kaya itu,” akunya kepada merdeka.com pada Selasa (30/12).

Setelah membuat status itu, pelaku penghinaan terhadap pesawat AirAsia QZ8501 banyak mengalir caci maki yang diterimanya dari masyarakat luas, oleh karena itu pria yang brdomisili di Jakarta ini pun melakukan klarifikasi dan meminta maaf atas postingannya 3 hari lalu.

“Kemarin, banyak teman saya yang meng-capture berita tentang saya di media online. Mereka langsung bilang, sebaiknya saya langsung nulis permintaan maaf dan klarifikasi,” tambahnya lagi.
“Saya ga bermaksud melecehkan kasus hilangnya AirAsia di status saya itu.”

Tepat pada minggu (28/12) waktu kejadian kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501, dia melalui akun Path miliknya, memposting statusnya yang dianggap olej publik tidak berempati atas menghilangnya pesawat AirAsia QZ8501.

“Semoga pesawat pesawat murahan banyak jatuh dan banyak hilang di angkasa….. Dan tersisa 1 perusahaan yang sangat gw dan keluarga gw percaya yaitu GARUDA INDONESIA…” tulisnya.

Berbeda dengan pelaku penghinaan yang menggunakan Akun Facebook bernama Rachma Wati, dia tidak pernah menulis status yang sempat membuat Indonesia heboh dengan hinaan yang dilakukan oleh Rachma Wati . Rachma Wati  yang dianggap tidak memiliki empati terhadap kejadian hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 itu ternyat tidak menulis status itu. Menurut guru di sekolahnya akun Facebook Rachma Wati itu telah dihack oleh hecker yang kemudian menyalah gunakan akun tersebut. Sebelumnya akun Facebook Rachma Wati digunakan untuk meminta pulsa kepada korbannya dan menghina presiden SBY.

Seperti yang dilansir detik.com, Rachma Wati pelaku penghinaan yang dianggap tidak memiliki empati adalah seorang siswi kelas 11 SMAN 1 Setu Bekasi, Dan menurut salah seorang guru sekolah tersebut, Dede Darsono, Rachma Wati pemilik akun FB memang diakui bahwa FB itu milik Rachma Wati tapi akun tersebut telah diretas dan disalah gunakan orang lain.

Dede Darsono sebelumnya juga sudah mendengar soal status Rachma yang baru-baru ini membuat geger. Tapi dia memastikan, akun Facebook itu bukan lagi dikuasai muridnya, tetapi ada peretas yang tidak bertanggung jawab, yang menyalah gunakan akun tersebut.

Kerahkan 30 Kapal dan 15 Pesawat, Air Asia Ditemukan Dengan Cepat

Kerahkan 30 Kapal dan 15 Pesawat, Air Asia Ditemukan Dengan Cepat – Laksamana Pertama Manahan Simorangkir selaku juru bicara TNI Angkatan Laut, menyatakan kapal perang milik militer Indonesia telah menemukan lebih dari 40 mayat korban kecelakaan dari pesawat Air Asia QZ8501. Pesawat Air Asia QZ8501 mengalami hilang kontak pada Ahad, (28/12).

Pemerintah Indonesia telah mengirimkan 30 Kapal termasuk 15 Pesawat militer untuk menemukan korban dari pesawat Air Asia QZ8501. Pemerintah Indonesia benar-benar sangat menganggap serius akan kecalakaan yang terjadi saat ini yang menimpa maskapai penrbangan airasia. Untuk itu pemerintah mengerahkan semua kemapuan yang bisa dilakukan untuk menemukan korban pesawat Air Asia QZ8501.

Usaha Pemerintah yang telah mengirimkan 30 Kapal termasuk 15 Pesawat militer untuk menemukan korban kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501 itu akhirnya menuai hasil pada hari selasa, 30 Desember 2014.  Dari Radio angkatan laut militer Indonesia dilaporkan bahwa kapal perang Bung Tomo sudah mengambil 40 mayat korban kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501, dan penemuan ini terus bertambah. Seperti yang telah diketahui jumlah penumbang pesawat Air Asia QZ8501 sebanyak 155 orang, dari total jumlah penumpang pesawat ini 40 orang telah ditemukan.

Sebelumnya, hingga siang tadi, TNI AU menemukan sekitar delapan tubuh manusia dan serpihan pesawat Air Asia saat menyisir perairan Selat Karimata sebelah barat. Temuan ini didapat ketika Hercules Alpha 1319 yang terbang di ketinggian 500 kaki atau sekitar 150 meter di atas permukaan laut.

Pencarian juga mengerahkan salah satu pesawat militer terbaik milik Indonesia yaitu Hercules C130. Pesawat Hercules C130 turut serta dalam pencarian korban pesawat Airasia yang telah ditemukan. Pesawat Air Asia ditemukan telah hancur, hal ini ditunjukan dengan ditemukannya puing-puing yang mirip dengan pesawat Air Asia.

Seperti yang dilansir oleh Tempo,”Ada sekitar tujuh sampai delapan (mirip) orang,” ujar kopilot Hercules C130, Letnan Satu Penerbang Erwin Tri Prabowo.

menurut pengakuan dari Letnan Satu Penerbang Erwin Tri Prabowoselaku dari kopilot Hercules C130, dari delapan mayat korban pesawat Air Asia yang ditemukan tiga diantranya dalam posisi tengah bergandengan tangan dan berikutnya berada di bawah pesawat Air Asia yang ditemukan. Penemuan dari korban pesawat Air Asia QZ8501 dilaporkan ke kapal perang KRI Budi Utomo agar para korban yang telah ditemukan untuk segara dievakuasi. Titik koordinat dari penemuan pesawat Air Asia QZ8501 itu di koordinat S-03″56.388′ dan E-110″29.987′.

Tri mengatakan, ia melihat tiga dari delapan jasad itu dalam posisi bergandengan tangan. “Lalu ada satu lagi posisinya di bawah pesawat Air Asia, jadi tak sempat difoto,” kata dia. Titik koordinat temuan itu di S-03″56.388′ dan E-110″29.987′. “Sudah kami sampaikan pada KRI Budi Utomo agar segera mengevakuasi.”

Operasi pencarian korban pesawat Air Asia QZ8501 yang telah berhasil ditemukan disebut sebagai pencarian tercepat sepanjang sejarah tragedi penerbangan dunia. insiden penerbangan paling buruk yang di dicatat oleh dunia adalah  yang menimpa pesawat Air France dengan nomor penerbangan 447 rute Rio de Janeiro menuju Paris, yang hilang kontak pada 1 Juni 2009 lalu. Pesawat jenis Airbus A330 ini jatuh di Samudera Atlantik dan menewaskan 228 penumpang serta awaknya.

Rachma Wati Mendoakan Pesawat Sejenis Pesawat AirAsia QZ8501 Agar Hancur

Rachma Wati Mendoakan Pesawat Sejenis Pesawat AirAsia QZ8501 Agar Hancur – Saat ini seluruh dunia berduka dengan musibah penerbangan yang kembali terjadi. Pesawat penumpang AirAsia Indonesia dengan jenis Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC (AirAsia QZ8501) dinyatakan hilang kontak, setelah melakukan take off dari Surabaya dengan tujuan Singapura, pada hari Minggu 28 Desember 2014. Pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak  ini sampai saat ini belum ditemukan. Berita terkini AirAsia QZ8501 terus diberitakan  oleh semua media. Berita AirAsia QZ8501 membuat seluruh dunia berduka mendengar berita jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501. Baik dari semua lapisan masyarakat nasional dan internasional sama-sama mendoakan korban AirAsia QZ8501 agar selamat dan ditemukan dengan utuh semua penumpang dan kru pesawat AirAsia QZ8501.

Saat ini Semua mata sedang menunggu berita baik dari musibah pesawat AirAsia QZ8501. Semua orang mendoakan agar pesawat AirAsia QZ8501 ini dapat ditemukan dan agar kelurga korban bersabar atas musibah yang terjadi. Bahkan Ada orang yang menggunakan jasa paranormal untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501. Pemerintah dan Negara tetangga bahkan menurunkan kekuatan militernya untuk mencari pesawat ini untuk menemukan lokasi jatuhnya dari pesawat AirAsia QZ8501.

Namun demikian, berita terkini ada saja orang yang tidak punya hati dan dengan mudahnya mendoakan pesawat lainnya agar jatuh saja. Pesawat AirAsia QZ8501 yang membawa 155 penumpang, yang terdiri dari 137 penumpang orang dewasa, 17 anak-anak, serta satu bayi.  Pesawat ini dan beserta 155 penumpangnya itu saat ini belum ditemukan dan masih dalam pencarian. Pihak keluarga dan senak saudara masih menunggu berita dari pesawat AirAsia QZ8501 yang membawa saudara mereka yang menjadi korban dari musibah ini. Korban dari pesawat AirAsia QZ8501 kebanyakan dari warga negara Indonesia, serta 7 orang warga negara asing dari beberapa negara.

Banyak korban dari pesawat AirAsia QZ8501 ternyat tidak membuat semua orang menjadi berduka dan sedih, ada orang yang tidak memiliki perasaan yang malah mendoakan pesawat lain yang sejenis agar jatuh saja semuannya. Doa ini keluar dari seorang yang bernama Rachma Wati melalui akun Facebooknya misalnya. Rachma Wati malah dengan terang-terangan menulis pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak itu agar tidak ditemukan bahkan kalau perlu hancur sehingga tidak ditemukan. Rachma Wati juga menebar kebencian dengan membawa isu agama dengan mendoakan agar penumpang tersebut mati sehingg mengurangi populasi agama tersebut.

“Semoga pesawatnya tidak ditemukan, kalau perlu hancur sekalian, biar keluarga pendeta tersebut mati dan mengurangi populsai agama kristend di dunia” katanya.

Mungkin Rachma Wati  tidak sadar kalau komentarnya itu, sehingga dia dengan tidak menggunakan perasaan menghina dan mendoakan keburukan atas korban pesawat AirAsia QZ8501. Komentar dari Rachma Wati ini terseber dengan begitu cepat di dunia maya bahkan banyak media nasional yang menyorot dan mengangkat berita mengenai penghinaan yang dilontarkan oleh Rachma Wati.

Ternyata Rachma Wati  tidak sendirian ada orang lain yang turut  menghina korban dari pesawat AirAsia QZ8501  di jejaring sosial Path. Melalui Path dia mengharapkan semakin banyak yang jatuh dan murahan, hingga yang tersisa hanya Garuda Indonesia. Pemilik akun Path Mardian itu menganggap pesawat AirAsia QZ8501 merupakan pesawat murahan dan pantas untuk jatuh dan hilang dari angkasa.

“Semoga peswat-pesawat murahan banyak jatuh dan hilang di angkasa. Dan tersisa satu perusahaan yang sangat gw dan keluarga gw percaya, yaitu Garuda Indonesia,” kata pria tersebut.

Rachma Wati  melalui akun facebook dan pemilik akun Path Mardian walaupun kalimatnya berbeda tapi mereka berdua sama-sama tidak menghiraukan akan korban dari pesawat AirAsia QZ8501 dan bahkan mendoakan keburukan terhadap pesawat tersebut. Satus dan komentar mereka mendapat kecaman dan hinaan dari orang lain. Yang mengangap mereka adalah orang yang tidak punya hati dan senang diatas penderitaan orang lain.

Salah satu komentar membalassalah satu komentar mereka “Tertawa di atas penderitaan orang lain, gak punya hati nih manusia. Ehh bukan manusia lagi, tetapi iblis,” pungkasnya.