Berita Heboh Sandal Berlafadz Allah Dan Alat Pencetaknya

Share:

Berita Heboh Sandal Berlafadz Allah Dan Alat Pencetaknya – Berita Terkini – Media sosial baru-baru ini telah dihebohkan dengan temuan sandal { alas kaki} dengan bermotif lafal Allah telah beredar di Surabaya, Jawa Timur.

Temuan adanya sandal motif  lafadz Allah membuat heboh masyarakat di Kota Malang. Banyak beredar foto dan gambar sandal berlafadz Allah di dunia maya yang berasala dari Jawa Timur. Sebelumnya telah disita 300 pasang sandal oleh kepolisian Gresik hari Senin 12-10-2015.

Sandal lafadz Allah dengan merek Glacio ini tampak seperti sandal biasa. Tapi saat anda melihat ke alas sandal, barulah akan terlihat motif yang sangat mirip dengan kalimat Allah dalam tulisan Arab.

Temuan ini menjadi pembicaraan dan heboh di Jawa Timur dan kita telah di ketahui oleh masyarakat Indonesia umumnya melalui pemberitaan media online dan mendia lainnya. Seoran pelapopr Luthfi Basori mengatakan bahwa sandal berlafadz Allah itu telah melecehkan umat Islam dengan mencantumkan tulisan Allah dibawah sandal.

Lalu siapa pembuat dan pencetak sandal lafadz Allah? Sandal yang melecehkan agama Islam ini menurut temuan dibuat oleh perusahaan PT Pradipta Perkasa Makmur. Perusahaan inilah yang memproduksi sandal tersebut sehingga tersebar ke beberapa wilayah. Untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang tidak diinginkan di lokasi paberik telah berjaga-jaga sejumlah aparat. yang diduga menjadi tempat produksi sandal tersebut.

Pihak perusahaan  PT Pradipta Perkasa Makmur selaku yang memproduksi masih tidak mau memberikan keterangan terkait berita heboh ini. Menurut dugaan sandal berlafadz Allah ini sudah tersebar ke beberapa wilayah seperti Jawa Timur dan juga sejumlah provinsi lainnya.

Abdul Muthi selaku Sekertaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang mengetahui berita heboh ini meminta aparat keamanan untuk memusnahkan sandal bermotif Allah tersebut untuk tidak terjadi  perdebatan panjang diantara umat Islam.

Beliau juga mengharapkan agar umat Islam tak terpengaruh dengan provokasi akibat beredarnya sendal yang berkalimatkan lahfadz Allah itu. Kata Muthi, umat Islam diminta untuk menyerahkan semuanya kepada pihak keamanan, yang saat ini tengah menyelidiki kasus itu.

Berita Heboh mengenai sandal yang melecehkan umat Islam ini juga mengundang komentar dari dai kondang KH. Abdullah Gymnastiar  yang lebih akrab disapa Aa Gym.

KH. Abdullah Gymnastiar selaku Pemimpin pondok pesantren Daaruttauhid Bandung ini memaparkan pendapatnya kepada masyarakat umum untuk hati-hati dalam berbelanja produk apapun dan ia juga berharap polisi untuk segera mengusut kasus sandal ini.

“Naudzubillah. Semua harus waspada dan hati-hati beli produk apapun. Ada manusia keji yang membuat sandal seperti ini di Indonesia. Semoga polisi bisa mengusutnya dan menindaknya yang setimpal.” ucap Aa Gym ini melalui akun instagramnya, pagi ini, Selasa (13/10).

Berbagai tanggapan lainnya dari tokoh-tokoh dan masyarakat Indonesia yang menuntut pihak keamanan bersikap tegas dalam menghadapi kasus ini. Jika kasus ini tidak di atasi sesegera mungkin ditakutkan banyak masyarakat yang terpancing amarahnya.

Beredarnya foto-foto dan gambar sandal dengan motif lafal Allah yang berat dugaan telah diproduksi oleh PT Pradipta Perasa Makmur, Jln Raya Wringin Anom Km 33, Krian, Sidoarjo. Sandal berlafal Allah buatan PT Pradipta Perkasa Makmur (PPM) dijual dengan harga Rp15.000.

Dari berbagai Informasi yang telah dihimpun, sandal menghina Allah ini telah diproduksi oleh PT Pradipta Perkasa Makmur (PPM) dalam jumlah puluhan ribu pasang. Karena Perusahaan ini telah memulai memroduksi sandal ini sejak tahun 2014.

Oleh Polres Gresik  sudah menyita 609 pasang sandal motif lafadz Allah dari perusahaan milik PT Pradipta Perkasa Makmur di KM 33,2 Jalan Raya Wringinanom, Gresik, Jawa Timur beserta tiga unit alat cetak sandal.

“Kita mendatangi TKP PT Pradipta di Wringinanom, kita menemukan sandal sisa produksi yang belum sempat dijual sebanyak 609 pasang berikut tiga alat cetaknya,” kata Kapolres Gresik, AKBP Ady Wibowo saat diwawancarai tvOne, Selasa, 13 Oktober 2015.

Ady  menjelaskan bahwa kasus sandal dengan lafadz Allah bermula dari foto-foto dan gambar yang upload masyarakat di media sosial. Polisi kemudian dengan cepat bertindak dengan mendatangi pabrik pencetak sandal tersebut, untuk mengamankan semua barang bukti dan meminta keterangan saksi.

Dari tiga orang saksi yang melakukan kegiatan di bagian produksi diperoleh informasi bahwa sandal-sandal itu dicetak menggunakan alat cetak yang dipesan dari China.

“Untuk proses pencetakan, mereka pesan alat di China, alat cetak di bagian bawah sandal,” ujarnya.

Pengakuan dari ketiga orang saksi dari bagian produksim, mengaku bahwa mereka membantah berita yang berdar yang mengatakan PT Pradipta Perkasa Makmur, selaku produsen sandal tersebut, sengaja membuat alat cetak alas sandal mirip lafadz Allah. “Jadi ini barang yang mereka pesan dari China,” tegas Ady.

Sebelumnya sebuah sandal jepit dengan motif mirip lafadz Allah membuat heboh warga di Kota Malang, Jawa Timur. Sepintas, sandal bermerek Glacio ini terlihat seperti sandal biasa. Namun bila dilihat alas bawahnya baru terlihat motif yang mirip dengan tulisan Allah dalam huruf Arab.

Menurut Umboh, bagian personalia PT. Pradipta Prakasa Makmur, sandal tersebut sudah diproduksi lebih dari 82 ribu pasang. Berikut rincian pembuatan sandal tersebut dari awal hingga bulan Oktober ini.

1) September 2014 : 12.000 pasang
2) Des 2014 : 6.000 pasang
3) Maret 2015 : 7.420 pasang
4) April 2015 : 12.000 pasang
5) Juli 2015 : 12.000 pasang
6) Agustus 2015 : 16.500 pasang
7) September 2015 : 10.150 pasang
8) Oktober 2015 : 6.000 pasang.

Berita Heboh Sandal Berlafadz Allah Dan Alat Pencetaknya | Lucy | 4.5

Berita Lainnya